Edge computing
Edge computing adalah sistem komputasi yang banyak berkenaan dengan internet of things (IoT). Namun, istilah ini mungkin terdengar asing di telingamu.
Singkatnya, sistem ini memungkinkan pemrosesan data dilakukan di tepi, sesuai namanya. Jadi, proses data sebagian besar dilakukan secara lokal.
Pengertian
Menurut The Verge, edge computing adalah sistem komputasi yang dilakukan pada atau di dekat sumber data.
Jadi, kamu tidak perlu mengandalkan cloud untuk melakukan semua pekerjaan sekaligus. Alasannya, sumber data sudah berada lebih dekat dengan pusat data.
Data yang dihasilkan oleh perangkat internet of things (IoT) akan diproses lebih dekat ke tepi jaringan. Proses analisis data pun akan berlangsung lebih cepat.
Kelebihan
Dengan edge computing, sebagian besar proses komputasi akan dipindahkan ke tepi. Penggunaan bandwith dan sumber daya server pun akan menjadi lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.Tak hanya itu, kelebihan edge computing lainnya adalah mengurangi latensi.
Kekurangan
Salah satu kelemahan edge computing adalah dapat meningkatkan kemungkinan serangan terhadap perangkat internet of things (IoT). Sejatinya, kamu memerlukan lebih banyak perangkat IoT dalam proses edge computing, seperti server edge dan perangkat dengan sistem komputer yang kuat. Oleh karena itu, ada peluang-peluang baru bagi pelaku kejahatan untuk menyusupi perangkat tersebut, seperti ditulis Cloudflare.
